Tasmania – Launceston, Devonport dan Burnie

Country Club Tasmania, Launceston, TAS. © Tourism Tasmania & Country Club

Tasmania – Launceston, Devonport dan Burnie

Nikmati pesona kota-kota kecil yang menakjubkan di Tasmania – Launceston, Devonport dan Burnie.
Kota-kota kecil yang permai di Tasmania seperti Launceston, Devonport dan Burnie memiliki begitu banyak kesenangan yang dicari para pelancong. Sambangi berbagai restoran, galeri, taman dan jalanan bersejarah, bertemu dengan penduduk setempat yang ramah serta jelajahi objek-objek wisata di sekitarnya. Di utara Tasmania terdapat Launceston, rumah bagi kancah budaya yang tumbuh dengan pesat dan hutan belantara ngarai Cataract Gorge. Di sepanjang pesisir barat laut yang berbatu di pulau ini, Anda bisa menjelajahi pelabuhan Devonport yang permai dan Burnie, sebuah kota pesisir yang ramai.

Rumah-rumah weatherboard bergaya Victoria menghiasi jalanan Launceston yang berbukit, kota terbesar kedua di Tasmania. Susuri taman-taman berumur seabad dan jelajahi ngarai Cataract Gorge, sebuah hutan belantara yang memikat, hanya beberapa menit dari pusat kota. Anda bisa berjalan-jalan menyusuri parit yang diapit oleh tumbuhan paku, mendaki atau menuruni tebing ngarai atau menikmati pemandangan yang membentang luas dari atas kursi gantung. Kunjungi berbagai restoran yang berjejer di sepanjang pesisir pantai yang telah direvitalisasi di kota ini, di mana jalan papan mengarahkan Anda ke Inveresk dan salah satu galeri regional terbaik di Australia.

Dari Launceston, rute penjelajahan Tamar Valley Wine Route berkelok melintasi lahan basah, taman satwa liar dan perkebunan anggur menuju Georgetown, di dekat kebun lavender yang tertata rapi di Nabowla dan koloni penguin kecil di Low Head. Atau berkendaralah melintasi lahan pertanian menuju Scottsdale dan Bridport, di mana Anda bisa bermain golf sembari menikmati pemandangan Selat Bass. Di dekat Launceston juga terdapat pedesaan kuno seperti Longford, Ross dan Evandale. Di bulan April, Targa Tasmania, ajang reli tarmac seru selama enam hari dimulai di Launceston dan bergerak mengitari Tasmania.

Diapit oleh lahan pertanian yang subur dan pesisir pantai yang liar, Devonport terkenal akan budaya kreatif, ketenangan serta udara lautnya yang bersih. Berjalanlah mengitari pelabuhan, di mana kapal-kapal Spirit of Tasmania sudah menjadi tengaran, dan lanjutkan dengan menyusuri pesisir menuju pantai berpasir The Bluff. Sambangi berbagai pantai selancar, pergi mendayung atau berlayarlah menyusuri Sungai Mersey dan dengarkan sejarah Aborigin setempat di Tiagarra Aboriginal Centre. Tengok kawanan penguin di Pantai Lillico dan nikmati serunya memancing di pantai atau Sungai Mersey. 
Lebih ke daratan, kota-kota kuno menghiasi tanah pedesaan nan hijau. Anda dapat berburu barang antik di Latrobe, melihat lukisan dinding di Sheffield dan berbelanja kerajinan di Deloraine. Atau jelajahi garis pantai menuju desa pesisir seperti Penguin, Wynard dan Stanley, yang berlokasi di bawah naungan sumbat vulkanik terjal yang dikenal dengan nama ‘The Nut’. Tunggangi ombak besar di Marrawah dan berpesiarlah menyusuri Sungai Arthur menuju hutan belantara Tarkine. Selepas garis pantai ini terdapat Pulau Raja yang terpencil, di mana Anda bisa menyelami kapal karam, pergi memancing dan mencicipi keju buatan penduduk setempat yang ternama.

Jalanan pesisir dari Devonport bergerak melintasi pelabuhan Burnie, titik permulaan balap terkemuka Australia, Burnie Ten, yang berjarak 10 km (enam mil). Santap ikan dan kentang goreng di sepanjang tepi pantai atau bergabunglah dengan wisatawan di musim panas, saat regu penyelamat berpatroli di pantai. Burnie adalah rumah bagi ladang pohon eukaliptus terbesar di Australia dan pabrik kertas yang menampilkan karya seniman setempat. Pelajari sejarah kota ini di Pioneer Village Museum, bergabung dalam wisata kuliner ke pabrik keju dan cicipi wiski malt di tempat penyulingannya.

Kunjungi Launceston, Devonport dan Burnie, dan Anda akan menyadari bahwa kota-kota kecil di Tasmania punya kepribadian besar.

Lebih Banyak Ide-Ide Khas Australia