Pulau Bruny, Tasmania

Pulau Bruny, Tasmania

Segarkan jiwa Anda di Pulau Bruny yang liar, yang terletak di D'Entrecasteaux Channel, yang dapat dijangkau dengan berkendara singkat dan menumpang kapal feri dari Hobart. Anda bisa berjalan kaki untuk menjelajahi pesisir yang berbatu, pantai yang sunyi, hutan yang menjulang tinggi, ombak yang menggelora dan perbukitan hijau yang permai. Saksikan aneka jenis satwa yang berlimpah, mulai dari wombat dan walabi hingga penguin mini, dalam sebuah tur atau pesiar alam. Telusuri kisah sejarah, nikmati hasil bumi yang lezat dan menginaplah di penginapan butik di tengah hutan belantara.

Hanya dengan berkendara 35 menit ke selatan Hobart, Anda pun sampai di kota tepi laut yang tenang yaitu Kettering, tempat mobil dan kapal feri penumpang secara reguler berangkat menuju Pulau Bruny. Bruny sesungguhnya terdiri dari dua pulau, yang dipersatukan oleh sebuah tanah genting sempit yang dijuluki ‘The Neck’. Domba berkeliaran di daerah pedesaan Bruny Utara yang hijau, sementara Bruny Selatan lebih berbukit, dengan tebing yang menjorok ke laut, hutan yang dikitari tumbuhan paku, serta semak belukar pesisir. Kedua pulau ini memiliki pemandangan mempesona, dengan jalur jalan kaki yang luar biasa serta pantai-pantai yang masih alami di mana Anda bisa berenang, berperahu, berkayak, berselancar dan memancing.

Anda dapat mendaki ke tempat pengamatan The Neck untuk melihat pemandangan indah atau menjelajahi garis pantai yang dramatis di Taman Nasional Bruny Selatan. Nikmati serunya menjelajah dari kota Lunawanna yang elok menuju Adventure Bay, yang pertama kali dilihat oleh Abel Tasman pada tahun 1642. Dari sini jalur penjelajahan pesisir mengarah ke Pulau Penguin dan Fluted Cape. Anda dapat berjalan di sepanjang pantai berpasir putih di Cloudy Bay, tempat para peselancar bersaing dalam ajang Bruny Island Classic setiap bulan Januari. Anda juga dapat snorkeling di Cloudy Lagoon yang terletak tak jauh, yang airnya bening bagaikan kristal. Terdapat pula sirkuit seharian penuh yang menakjubkan yang mengitari Semenanjung Labillardiere, di ujung paling selatan taman nasional ini.

Tengok kehidupan burung dan hewan yang berlimpah di pulau ini dengan berjalan kaki, atau amati lebih dekat dengan mengikuti tur atau pesiar alam. Antara bulan September hingga Februari, Anda bisa melihat burung shearwater ekor pendek dan penguin mungil yang berjalan pulang saat senja di The Neck Game Reserve. Nikmati pula serunya berpesiar di antara kawanan lumba-lumba, paus yang bermigrasi dan koloni besar anjing laut bulu Australia di Friar Rocks. Tengok walabi bennett, pademelon, ekidna dan wombat dan saksikan burung laut melayang-layang di udara. Empat puluh ekor burung pardalote berbintik yang terancam punah hidup di pepohonan gum putih asli setempat, sementara walabi putih yang langka tampak berlarian di sepanjang jalur penjelajahan menuju Grassy Point di kala senja.

Di museum di Adventure Bay, Anda bisa mendengarkan kisah tentang suku Aborigin dan para pelaut, pemburu paus serta penjelajah yang memainkan peran dalam sejarah Pulau Bruny. Dengarkan kisah tentang asal usul nama pulau ini, Kapten Joseph Bruni d'Entrecasteaux, dan Kapten William Bligh, yang menanam pohon apel pertama di Tasmania di Adventure Bay pada tahun 1788. Selanjutnya jelajahi mercusuar di pulau ini, yang dibangun oleh buruh napidana antara tahun 1836 hingga 1838.

Selain sejarah serta bentang alam yang dramatis, Pulau Bruny juga memiliki budaya kuliner dan anggur hasil bumi setempat yang berkembang dengan pesat. Kunjungi pub dan perkebunan anggur paling selatan di Tasmania, dan cicipi anggur, tiram, fudge dan keju setempat yang lezat di gerai butik dan kafe menawan. Terdapat juga berbagai jenis penginapan, jadi setelah seharian menjelajah, Anda bisa beristirahat di losmen, pondok spa, apartemen bertenaga surya atau pondok di tengah hutan hujan. Bumi perkemahan yang permai juga tersedia, di antaranya Cloudy Corner, di dekat Cloudy Bay, dan Jetty Beach.

Jelajahi Pulau Bruny dan nikmati petualangan alam Anda.

Lebih Banyak Ide-Ide Khas Australia