Pink Lake, Australia Barat

Lake Hillier, Middle Island, Esperance, WA. © Ockert le Roux

Pink Lake, Australia Barat

Australia Barat adalah tempat ditemukannya sejumlah 'danau merah muda' yang menakjubkan.

Lake Hillier adalah danau merah muda di Middle Island, pulau terbesar dalam gugus kepulauan Recherche Archipelago di lepas pantai Esperance.

Dari udara, danau ini tampak berwarna merah muda cerah. Panjang danau ini sekitar 600 meter, dan dikelilingi tepian pasir dan hutan lebat penuh pohon paperbark dan eukaliptus. Areal sempit bukit pasir yang diselimuti tumbuhan memisahkannya dari Southern Ocean yang biru.

Tak ada yang tahu pasti, mengapa danau ini berwarna merah muda. Ilmuwan menduga bahwa warna tersebut berasal dari zat warna yang dihasilkan oleh bakteri yang hidup dalam lapisan kerak garam.

Danau merah muda Middle Island tercatat dalam buku harian seorang penjelajah, Matthew Flinders, di tahun 1802. Flinders telah mendaki puncak tertinggi Middle Island (sekarang dikenal sebagai Flinders Peak) untuk mengamati perairan di sekitarnya pada saat ia menemukan danau luar biasa ini. Middle Island dan danau merah mudanya terletak di tengah hutan belantara alami. Satu-satunya cara untuk mengamati danau ini adalah dari udara. Anda juga dapat menjelajah kepulauan beserta satwa liarnya yang berlimpah di Recherche Archipelago dengan berlayar dari Esperance.

Pink Lake dekat Esperance adalah danau merah muda lain yang membentang dengan latar belakang sebagian pemandangan pesisir paling menakjubkan di Australia, tujuh kilometer dari kota Esperance.

Dengan kondisi cuaca yang tepat, danau ini berubah menjadi bernuansa merah muda pucat karena kentalnya ganggang dalam airnya. Untuk pemandangan terbaik dan paling mempesona, berjalanlah ke pengintaian Pink Lake.

Danau ini telah dinyatakan oleh BirdLife International sebagai Important Bird Area (IBA) karena menghidupi sejumlah besar burung asli dan migrasi.

Ada banyak hal yang dapat dilihat dan dilakukan di sekitar Esperance, termasuk berkuda, jalan kaki, bersepeda, memancing, menyelam skuba, mengamati paus (Mei s/d Oktober), selancar angin, menuruni tebing, berkayak, dan ikut tur 4WD.

Esperance Museum menampilkan materi seputar sejarah setempat, termasuk kenang-kenangan perintis, benda-benda dari kapal karam, serpihan US Sky Lab yang jatuh ke bumi di kawasan Esperance di tahun 1980, serta artefak dan barang antik Aborigin. Terdapat terumbu karang buatan tepat di lepas dermaga, yang merupakan tempat yang baik untuk memancing atau jalan-jalan.

Berkendaralah ke barat dari Esperance, di sepanjang Twilight Beach Road, melewati West Beach, Chapman's Point, Blue Haven Beach, Salmon Beach, Fourth Beach, dan Twilight Beach. Berjalanlah menyusuri pasir putih yang lembut, tebing-tebing granit, dan mengamati samudra berubah warna dari biru kehijauan dekat pantai hingga biru tua di dekat kepulauan Recherche Archipelago.

Bukit-bukit pasir, yang terdorong naik menjulang oleh angin yang disebut 'Esperance Doctor', mencapai ketinggian lebih dari 50 meter. Pergilah ke Rotary Lookout untuk mengamati pemandangan indah Esperance, Esperance Bay, Pink Lake, dan pulau-pulau lepas pantai.

Esperance juga merupakan gerbang menuju Cape Le Grand National Park, Stokes National Park, dan Cape Arid National Park.

Esperance terletak sekitar 720 kilometer di tenggara Perth pada garis pesisir selatan Australia Barat. Kota ini dapat dicapai dengan berkendara delapan jam atau terbang dua jam dari Perth.

Ide Khas Australia Lainnya